Saat-saat SBY Menegur Dirut Telkom dan Telkomsel

Cikampek – Presiden SBY kecewa dengan kendala teknis pada CCTV saat memantau arus balik di Cikampek. Buntutnya, Dirut Telkom dan Telkomsel kena teguran, walau tidak ada di tempat. Masalah CCTV ini rupanya memang sangat mengganggu presiden.

Padahal, awal kunjungan SBY ini berlangsung normal-normal saja. Pos Polisi Cikopo sekeluar Gerbang Tol Cikampek sudah siaga menyambut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sejak, Jumat (17/9/2010) pagi. Satu panser Baracuda disiagakan. Puluhan polisi, 10 di antaranya bersepatu roda, sudah berjajar siaga menyambut rombongan SBY.

SBY yang akan meninjau arus balik Lebaran ini tiba sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu rombongan menteri yang mengikuti SBY, seperti Seskab Dipo Alam, Mensesneg Sudi Silalahi, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Kesra Agung Laksono, Menhub Freddy Numberi, Menteri PU Djoko Kirmanto masuk lebih dulu ke dalam ruang operasi Pospol.

Tampak pula Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD), Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan Kapolda Jabar Irjen Pol Sutarman di ruangan itu.

Di dalam ruangan itu terdapat beberapa flat TV. Masing-masing flat TV dibagi 12 gambar, yang masing-masing menunjukkan gambar CCTV di titik-titik arus mudik. Di sebelahnya terdapat layar putih untuk proyeksi LCD.

Sedangkan tempat duduk Presiden persis menghadap CCTV itu,  berdampingan dengan para menterinya. Di belakangnya, ada jajaran kursi untu para pejabat Kementerian Perhubungan dan para pimpinan daerah Jawa Barat. Untuk wartawan hanya kameramen TV yang dibolehkan masuk.

Nah, sekitar 10 menit, SBY tak kunjung masuk ke ruangan itu. Salah seorang polisi luar mengatakan, “CCTV TMC trouble. Terakhir-terakhir kok malah trouble”.

CCTV itu, imbuh polisi itu, memantau 42 titik arus mudik. Dan, SBY sedianya akan melakukan video conference di 4 titik, yaitu di Losari, Nagrek, Cikopo dan Pejagan.

“Yang di Pejagan dengan Kapolda Jateng (Irjen Pol Edward Aritonang),” imbuhnya. Detikcom memang melihat melalui kaca, gambar CCTV itu freeze alias tak bergerak, kendati menyala.

SBY pun memasuki ruangan melalui kantor Jasa Marga yang berada di sebelah Pospol. Pembawa acara memberikan kesempatan pertama kepada Kapolri. Kapolri pun mengatakan bahwa koneksi CCTV agak terganggu.

“Izin kami laporkan lebih awal kepada Bapak Presiden karena gangguan teknis dari Telkomsel yang seharusnya seluruh pos real time, tapi karena masalah teknis provider Telkomsel ini, agak terganggu Bapak Presiden,” jelas Kapolri.

Namun, imbuhnya, untuk berhubungan langsung dengan Pos Nagrek, Losari dan Pejagan bisa langsung berhubungan dengan pejabat yang ada di pos tersebut. Kemudian, giliran Kapolda Jabar Irjen Pol Sutarman melakukan presentasi. Pemaparan Sutarman ini diproyeksikan melalui LCD.

Setelah itu, giliran Kapolda Jateng Irjen Edward Aritonang yang melakukan penjelasan pada SBY, melalui teleconference. Di tengah-tengah penjelasan Edward, Kapolri menyela.

“Kapolda Jateng berhenti sebentar. Kapolda Jateng berhenti sebentar,” instruksinya kepada bawahannya itu. Rupanya SBY mau bicara.

“Ada petugas Telkomsel nggak di sini? Apa yang terjadi, ini tadi hidup kok sekarang malah mati. Saya mau tanya, Dirut Telkomsel pernah mengecek atau tidak?” tanya SBY.

SBY lantas geram setelah mendapati jawaban negatif atas pertanyaannya itu. Lantas SBY pun dengan tegas menyampaikan instruksi.

“Sampaikan Seskab, Dirut Telkom dan Telkomsel harus turun ke lapangan, jangan di belakang meja saja! Pastikan sistem dan fungsi berjalan dengan baik, sekarang juga,” tegasnya.

Tak lama kemudian Seskab Dipo Alam yang terlihat mengenakan safari krem pun keluar ruangan. Dia terlihat menelepon.

“Panggil Dirut Telkom dan Telkomsel sekarang! Call saya segera sekarang! Ini sama Presiden,” perintah Dipo melalui telepon kepada seseorang.

Sementara itu, dua orang teknisi yang berumur sekitar 50-an, dan mengenakan kemeja dengan emblem perusahaan telekomunikasi yang disindir bersungut-sungut datang, namun tampaknya tak diizinkan Paspampres masuk. Mereka yang sebelum SBY datang tampak sibuk mengotak-atik tetek bengek peralatan elektronik itu. CCTV sudah terlihat bergerak pada pukul 10.15 WIB.

Sumber: http://bit.ly/aq5g26

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s